Bagaimana Trinitas Dijelaskan ?

GEREJA Katolik Roma berkata: ?Tritunggal adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan doktrin utama agama Kristen…

Jadi, dalam kata-kata Kredo Athanasia: ?sang Bapa adalah Allah, sang Anak adalah Allah, dan Roh Kudus adalah Allah, namun tidak ada tiga Allah melainkan satu Allah.? Dalam Tritunggal ini… Pribadi-Pribadinya sama kekal dan setara: semuanya tidak diciptakan dan mahakuasa.?-The Catholic Encyclopedia.

Hampir semua gereja lain dalam Susunan Kristen menyetujuinya. Misalnya, Gereja Ortodoks Yunani juga menyebut Tritunggal ?doktrin dasar dari Kekristenan,? bahkan mengatakan: ?Orang Kristen adalah orang-orang yang menerima Kristus sebagai Allah.?

Dalam buku Our Orthodox Christian Faith, gereja yang sama berkata: ?Allah adalah suatu kesatuan tiga serangkai… Sang Bapa adalah Allah sepenuhnya. Sang Anak adalah Allah sepenuhnya. Roh Kudus adalah Allah sepenuhnya.?

Jadi, Tritunggal dianggap sebagai ?satu Allah dalam tiga Pribadi.? Masing-masing dikatakan tidak mempunyai permulaan, ada dari kekal sampai kekal. Masing-masing dikatakan mahakuasa, dan masing-masing tidak lebih besar atau lebih kecil daripada yang lainnya.

Apakah gagasan demikian sukar dimengerti? Banyak orang beriman yang tulus merasa hal itu membingungkan, bertentangan dengan akal sehat, benar-benar sulit dipahami.

Bagaimana mungkin, sang Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah, dan roh kudus adalah Allah, namun tidak ada tiga Allah melainkan hanya satu Allah?

?Di Luar Jangkauan Akal Manusia?

imageKEBINGUNGAN ini tersebar luas. The Encyclopedia Americana mengatakan bahwa Tritunggal dianggap ?di luar jangkauan akal manusia.?

Banyak orang yang menerima Tritunggal menganggapnya demikian. Monsignor Eugene Clark berkata: ?Allah itu satu, dan Allah itu tiga. Karena tidak ada ciptaan yang seperti ini, kita tidak dapat mengertinya, tetapi menerimanya saja.?

Kardinal John O?Connor berkata: ?Kami tahu ini suatu misteri yang sangat dalam, yang sama sekali tidak kita mengerti.? Dan Paus Yohanes Paulus II berkata mengenai ?misteri yang tidak dapat dimengerti tentang Allah Tritunggal.? Jadi, A Dictionary of Religious Knowledge berkata: ?Tepatnya apa doktrin itu, atau bagaimana hal itu harus dijelaskan, para penganut Tritunggal pun tidak mencapai kata sepakat di antara mereka sendiri.?

Maka, kita dapat mengerti mengapa New Catholic Encyclopedia berkata: ?Hanya sedikit diantara guru-guru teologi Tritunggal di seminari-seminari Katolik Roma yang pada suatu waktu tidak dipojokkan oleh pertanyaan, ?Tetapi bagaimana kita akan berkhotbah tentang Tritunggal?? Dan jika pertanyaan itu merupakan gejala kebingungan di pihak para siswa, kemungkinan hal itu juga merupakan gejala kebingungan yang serupa di pihak guru-guru mereka.?

Kebenaran dari pernyataan di atas dapat dibuktikan dengan mengunjungi suatu perpustakaan dan memeriksa buku-buku yang mendukung Tritunggal. Tak terhitung banyaknya halaman yang ditulis dalam upaya untuk menjelaskannya. Namun, setelah bersusah payah memeriksa istilah-istilah teologi yang membingungkan dan penjelasannya, para peneliti masih tetap tidak puas.

Mengenai ini, imam Yesuit Joseph Bracken mengatakan dalam bukunya What Are They Saying About the Trinity?: ?Para imam yang dengan cukup banyak upaya telah mempelajari…
Tritunggal selama tahun-tahun mereka di seminari tentu saja ragu-ragu untuk menyampaikannya kepada jemaah mereka dari mimbar, bahkan pada hari Minggu. Tritunggal… Untuk apa seseorang akan membuat umatnya bosan dengan sesuatu yang pada akhirnya pun tidak akan mereka mengerti dengan benar??

Ia juga berkata: ?Tritunggal adalah soal kepercayaan formal, namun hal itu hanya sedikit atau tidak [berpengaruh] dalam kehidupan dan ibadat Kristen sehari-hari.? Meskipun demikian, ini adalah ?doktrin utama? dari gereja-gereja!

Teolog Katolik Hans Kung menyatakan dalam bukunya Christianity and the World Religions bahwa Tritunggal merupakan satu alasan mengapa gereja-gereja tidak berhasil membuat kemajuan yang berarti di kalangan orang bukan Kristen. Ia berkata: ?Bahkan orang Muslim yang terpelajar, sama sekali tidak dapat mengerti, sebagaimana juga orang-orang Yahudi sebegitu jauh tidak dapat memahami, gagasan mengenai Tritunggal… Perbedaan yang dibuat oleh doktrin Tritunggal antara satu Allah dan tiga hypostase [zat] tidak memuaskan orang Muslim, yang bukannya merasa mendapat penjelasan, tetapi justru merasa bingung, oleh istilah-istilah teologi yang berasal dari bahasa Syria, Yunani, dan Latin.

Orang-orang Muslim menganggap ini semua permainan kata… Mengapa seseorang ingin menambahkan sesuatu kepada gagasan mengenai keesaan dan keunikan Allah yang hanya dapat mengencerkan atau meniadakan keesaan dan keunikan itu??

?Bukan Allah yang Suka Pada Kekacauan?

BAGAIMANA doktrin yang begitu membingungkan seperti Tritunggal muncul? The Catholic Encyclopedia menyatakan:
?Sebelum adanya penyingkapan Ilahi, diperlukan sebuah dogma yang misterius seperti itu.?

Sarjana Katolik Karl Rahner dan Herbert Vorgrimler menyatakan dalam Theological Dictionary mereka: ?Tritunggal… dalam arti yang sesungguhnya…, adalah suatu misteri yang tidak dapat dipahami tanpa wahyu ilahi, dan bahkan setelah disingkapkan tidak dapat dimengerti sepenuhnya.?

Tetapi, dengan berkukuh bahwa Tritunggal adalah misteri yang begitu membingungkan karena berasal dari wahyu ilahi, mereka menciptakan problem besar lain. Mengapa? Karena dalam wahyu ilahi itu sendiri tidak ada pandangan demikian mengenai Allah: ?Allah… bukan Allah yang suka pada kekacauan.?-1 Korintus 14:33, Alkitab dalam Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS).

Mengingat pernyataan itu, mungkinkah Allah akan mencetuskan doktrin mengenai diri-Nya sendiri yang begitu membingungkan sehingga bahkan para sarjana Ibrani, Yunani, dan Latin tidak dapat menjelaskannya?

Selain itu, apakah orang-orang harus menjadi teolog untuk dapat ?mengenal satu-satunya Allah yang benar dan Yesus Kristus yang telah Ia utus?? (Yohanes 17:3) Jika demikian halnya, mengapa begitu sedikit dari para pemimpin agama Yahudi yang terpelajar mengakui Yesus sebagai Mesias?

Sebaliknya, murid-muridnya yang setia, adalah petani-petani, nelayan, pemungut cukai, ibu-ibu rumah tangga yang sederhana. Orang-orang sederhana tersebut begitu yakin dengan apa yang Yesus ajarkan tentang Allah sehingga mereka dapat mengajarkannya kepada orang lain dan bahkan rela mati demi kepercayaan mereka-Matius 15:1-9; 21: 23-32, 43; 23:13-36; Yohanes 7:45-49; Kisah 4:13.

Sumber : al-islahonline
Haruskah Anda Percaya Kepada Tritunggal ?
?1989 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania

Paulus menghujat Tuhannya

Dalam surat Korintus yang ditujukan untuk jemaat di kota Corinth Yunani, Paulus dengan lancang telah menghina Tuhan,
yaitu dengan mengatakan:

“For the foolishness of God is wiser than man’s wisdom, and the weakness of God is stronger than man’s strength. (1 Corinthians 1:25 NIV Bible)”

(Karena kebodohan Tuhan adalah lebih bijak daripada kebijaksanaan manusia, dan kelemahan Tuhan adalah lebih kuat daripada daya tahan manusia–Terjemahan 1 Corinthians 1:25 NIV Bible).

Berbagai Edisi Bible Secara jelas menyatakan bahwa Paulus menyebut “kebodohan Tuhan” (the foolishness of God).

Quote:

Corinthians 1:25 New International Version
For the foolishness of God is wiser than man’s wisdom, and the weakness of God is stronger than man’s strength.

1 Corinthians 1:25 New American Standard Bible
Because the foolishness of God is wiser than men, and the weakness of God is stronger than men.

1 Corinthians 1:25 English Standard Version
For the foolishness of God is wiser than men, and the weakness of God is stronger than men.

1 Corinthians 1:25 Contemporary English Version
Even when God is foolish, he is wiser than everyone else, and even when God is weak, he is stronger than everyone else.

Read the rest of this entry »

Yesus vs Paulus

“Dunia penuh dengan kekusutan ruhani dan kebenaran. Ada banyak kondisi dan cara dimana kita melenceng tanpa mengetahui betul-betul bahwa kita ini tersesat. Al – Kitab mengungkapkan betapa canggihnya si penyesat ketimbang manusia yang disesatinya: “Iblispun menyamar sebagai malaikat terang. “

Tetapi, 2000 tahun yang lalu, hal ini telah diperingatkan oleh Yesus:
‘ …..akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. ” (Yohanes,16: l)

Menyimak ayat Bibel, Yohanes,16: 2 sebagaimana tersebut diatas, bagi orang yang paham tentang sejarah awal umat Kristiani, bahwa ucapan Yesus tersebut justru ditujukan kepada Paulus dan pengikutnya yang telah membunuh pengikut¬-pengikut setia Yesus.

Umat Kristiani menyangka bahwa ia (Paulus) berbuat bakti bagi Allah, sehingga dia diangkat sebagai Bapak Gereja sedunia. Padahal dialah orang pertama yang menodai ajaran Yesus.

“Itulah ciri-ciri dunia yang kehilangan tolok hakiki: alasan aktual don nurani kejujuran. Yang ramai adalah kesemuan yang membonceng kesejatian. Kembali ini diperingatkan oleh Yesus bahwa sijahat selalu menaburkan benih lalang di fengah-tengah benih gandum. Keduanya lalu tumbuh bersama, sulit dibedakan, sulit di cabuti satu terhadap yang lainnya.” (Matius,13 : 24-30). Maka menjamurlah alasan, fakta dan keadilan “tandingan” antara gandum dan lalang.

Siapakah penabur benih lalang sebagaimana disinyalir oleh Yesus yang tercantum dalam Matius,l3 :24-30, itu? Tidak lain dia adalah Paulus, seorang pengkhianat yang menyusup seolah¬olah menjadi murid Yesus. Kemudian mengadakan kudeta terhadap ajaran Yesus, dan mendirikan agama yang dia beri nama Kristen, pada tahun 40 Masehi di kota Antiokhia.

Simaklah informasi Bibel dibawah ini:

“Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhia-lah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.” (Kisah Para Rasul, 11 :26)

Secara jujur, marilah kita perbandingkan:

1. Agama yang dibawa Yesus (Nabi Isa a.s.), bernama agama Nasrani. Nasrani dari kata Nasaret, yaitu nama sebuah desa tempat kelahiran Yesus.

Ajaran agama Nasrani antara lain:

a. Yesus dikhitan pada umur 8 hari
b. Yesus meninggal dunia diberi kain kafan.
c. Yesus tidak minum khamr (minuman keras).
d. Yesus tidak makan babi.
e. Yesus tidak makan darah.
f. Yesus adalah utusan Allah.

Pengikut Yesus disebut kaum Khawariyun yaitu yang kemudian disebut kaum Nazarean (Nasrani) kemudian Unitarian dan habis dibantai oleh para pengikut Paulus dengan penjagalan yang disebut “lembaga Inkuisisi”.

2. Agama yang dikembangkan oleh Paulus disebut agama Kristen, dilahirkan pada tahun 40 Masehi di kota Antiokia.
Diantara ajarannya adalah:
a. Khitan tidak perlu.
b. Meningggal dunia berpakaian pengantin.
c. Khamr (minuman keras) halal.
d. Babi halal.
e. Darah halal.
f. Yesus adalah Tuhan (oknum ke-2 dalam doktrin Trinitas).

Pengikut Paulus disebut kaum Kristiani. Dengan uraian tersebut di atas, hendaknya para pembaca dengan cermat bisa membedakan antara agama Nasrani yang dibawa oleh Yesus (Nabi Isa a.s.), dan agama Kristen yang dibawa oleh Paulus, orang yang membunuhi pengikut-pengikut setia Yesus.

Maka jelas sekali, yang dimaksud oleh Yesus dalam ayat Bibel, Matius, 13: 24-30, tidak lain adalah Paulus.

Selanjutnya para pembaca juga harus cermat membedakan bahwa agama Nasrani yang dibawa Yesus (Nabi Isa a.s.) disebut agama Samawi atau agama Langit, namun agama Kristen yang dibawa oleh Paulus, tidak bisa disebut agama Samawi atau agama Langit. Kristen adalah agama bumi karena hasil olahan Paulus yang ayahnya orang Romawi dan ibunya orang Yahudi.

Sumber: kebohongan-gereja.phpbb24.com/

BETULKAH YESUS ITU TUHAN ?

Oleh: Edy Prayitno

PENDAHULUAN Setiap manusia pasti ingin mengetahui siapa yang menciptakannya, siapa yang menciptakan bumi dan langit beserta isinya. Timbul di hati kita siapa yang mencipatakan ini semua ?.

Terkadang didalam pencahariannya manusia mengalamin begitu banyak rintangan dan tantangan yang mesti dihadapin untuk mengetahui semua keingintahuan tersebut, kadang ada manusia yang berhasil terkadang ada manusia yang gagal mengetahui siapa Sang Pencipta atau Penguasa jagad alam semesta ini. Kegagalan tersebut terkadang dilakukan karena proses pencarian tersebut hanya sebatas dari karena keturunan/kelahiran atau dogma-dogma atau peraturan yang telah ditetapkan oleh nenek moyang, tanpa kita sadari dibalik semua itu belum tentu ada kebenaran yang sejati.

Keterhalangan dari kebenaran sejati tersebut terkadang disebabkan karena kita tidak mau memahami agama yang kita peluk tanpa adanya usaha untuk membandingkan dengan agama yang lain dalam arti kata kita Cuma ikut-ikutan saja memeluk suatu agama tanpa kita mengetahui apa yang terkandung di agama tersebut dan kitab sucinya, apakah benar atau salah. Bila kita belajar dengan menggunakan wawasan yang luas, hati yang terbuka dan lapang untuk mencari kebenaran yang Tuhan Allah berikan, seharusnya kita berani untuk membandingkan agama yang kita anut dengan agama lainnya dalam konteks ini kita membandingkan kitab suci kita sendiri dengan kitab suci agama lainnya.

Demikianlah sekiranya tulisan dibawah ini dapat dijadikan suatu referensi bagi saudara untuk memulai untuk mencari apa agama yang sebanarnya Tuhan Allah turunkan untuk seluruh manusia…terima kasih untuk mau membacanya dengan wawasan yang luas , hati yang terbuka dan lapang mencari kebenaran. APAKAH YESUS TUHAN ATAU BUKAN ? Bagi yang memiliki Wawasan luas, Hati Yang Terbuka dan Lapang dalam Mencari kebenaran

Read the rest of this entry »

Napak Tilas Monoteisme sebagai Sumber Moralitas

Oleh: Abd A`la

KEHADIRAN Idul Adha di tengah ketidakpastian kehidupan yang saat ini dialami umat manusia secara umum, dan umat Muslim secara khusus, memiliki makna amat penting untuk ditangkap dalam perspektif ajaran dan makna agama yang substansial. Idul Adha merupakan ritual keagamaan yang sarat nuansa
simbolik-metaforis yang perlu dimaknai secara kontekstual dalam pijakan nilai-nilai universal Islam.

Makna terpenting Idul Adha, salah satunya terletak pada upaya meneladani ajaran monoteisme Nabi Ibrahim (AS) yang bersifat transformatif. Dalam perspektif Islam, pengalaman rasional dan spiritual yang dilalui Ibrahim mengantarkan kepada keyakinan tentang tauhid sebagai suatu kebenaran hakiki. Ajaran ini meletakkan Allah sebagai sumber kehidupan, moralitas, bahkan eksistensi itu sendiri. Tanpa Allah, yang ada hanya kekacau-balauan, kehampaan, bahkan ketiadaan dalam arti sebenarnya. Keyakinan seperti itu
berimplikasi langsung pada keharusan Ibrahim untuk menampakkan eksistensi itu dalam kehidupan nyata sehingga manusia dan dunia dapat menyaksikan dan “menikmati” kehadiran Sang Pencipta dalam bentuk kehidupan yang teratur, harmonis, dan seimbang.

Pengorbanan atau persembahan yang dilakukan Ibrahim merupakan manifestasi dari hal itu. Peristiwa ini memiliki dua dimensi yang bersifat vertikal dan horizontal. Secara vertikal, kejadian simbolik itu merupakan upaya pendekatan diri (kurban) dan dialog dengan Tuhan dalam rangka menangkap nilai dan sifat-sifat ketuhanan. Proses ini mengondisikan umat manusia melepaskan segala hawa nafsu, ambisi, dan kepentingan sempitnya sehingga dapat “menjumpai” Tuhan. Secara horizontal, hal itu melambangkan keharusan manusia untuk membumikan nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. Wahyu Tuhan kepada Ibrahim untuk mempersembahkan putranya yang lalu diganti binatang kurban memperlihatkan, tidak satu manusia pun boleh merendahkan manusia lain, menjadikannya sebagai persembahan, atau melecehkannya dalam bentuk apa pun. Sebab, manusia sejak awal dilahirkan setara dan sederajat. Nilai-nilai yang merepresentasikan kesetaraan dan sejenisnya perlu diaktualisasikan ke dalam realitas kehidupan sehingga dunia dipenuhi kedamaian dan kebahagiaan hakiki. Read the rest of this entry »

Peran Badan Wakaf di Papua

Oleh: Jon the bakpau

900-an masjid telah tersebar di Irian (Papua), ribuan orang dimandikan secara massal, diajari cara berpakaian, dikhitan, kemudian dituntun mengucapkan kalimah syahadat.

Jangan terkejut bila suatu hari Anda bertemu dengan penduduk asli Irian yang pandai mengaji dan berbahasa Arab. Sampai saat ini sudah sekitar 1.400 anak asli Papua disekolahkan di berbagai pesantren di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, gratis. Bahkan sebagian diantaranya sudah ada yang menuntut ilmu di perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Ratusan di antaranya tengah menempuh jenjang S1 bahkan sudah ada 29 orang yang meraih gelar Doktor ( S2 ).

Realitas di atas hanyalah sedikit dari prestasi yang diukir para da’i Yayasan Al Fatih Kaafah Nusantara, yang dikomandoi oleh ust. M. Zaaf. Fadlan Rabbani Al Garamatan, seorang pendakwah asli Irian yang baru menginjak usia 40 tahunan.

source:http://www.wakafquran.org/

8 orang kepala suku dari Irian, baru saja menunaikan ibadah haji. Rombongan ini merupakan muallaf yang mesuk islam setelah menerima dakwah yang dilakukan oleh AFKN dengan program 5M-1A nya.Semoga haji mereka menjadi haji yang mabrur.

alhamdulilah………

mari doakan papua makin makmur dan bebas dari AIDS…..

Sumber: kaskus ID john the bakpau

Eropa Telah Menyatakan Perang terhadap Islam dan Al Qur’an

Menyusul keputusan Dewan Eropa baru-baru ini tentang larangan pengajaran fakta Penciptaan di sekolah-sekolah, pokok persoalan kedua yang bergulir dalam rencana adalah putusan Pengadilan Eropa untuk Hak Asasi Manusia (ECHR) pada tanggal 9 Oktober bahwa pelajaran agama di sekolah-sekolah Turki adalah pelanggaran terhadap hak pendidikan. Dengan putusan ini, beragam pengubahan perlu dilakukan terhadap cara pengajaran agama di sekolah-sekolah Turki dan, menurut ECHR, bahkan pelajaran agama dengan cara bagaimanapun perlu dicegah.

Pada kenyataannya, pengubahan yang dimaksudkan di sini tidak memiliki tujuan selain menghapuskan sama sekali pendidikan agama, untuk memalingkan generasi muda dari keimanan kepada Allah (Tuhan) dan menanamkan pola pikir materialis dalam diri mereka. Keputusan melarang pengajaran Paham Penciptaan di sekolah-sekolah berdasarkan keputusan Dewan Eropa yang diambil di awal Oktober memiliki tujuan yang sama. Kenyataan bahwa laporan yang dimaksud tersebut menetapkan bahwa hanya teori evolusi yang seharusnya diizinkan di kurikulum dengan jelas menyingkap kekhawatiran bahwa para siswa yang belajar tentang fakta Penciptaan tidak akan tumbuh menjadi materialis. Inilah mengapa Paham Penciptaan telah digambarkan sebagai ancaman bagi Eropa dan keputusan di atas telah diambil. Keadaan yang sama berlaku pada pelajaran agama yang saat ini diberikan di Turki. Khawatir terhadap para siswa yang belajar tentang Islam dan meninggalkan pemikiran materialisme, Eropa saat ini telah menganjurkan dihentikannya pelajaran agama di sekolah-sekolah dengan beragam alasan. Upaya Eropa adalah jelas: menyatakan perang terhadap iman kepada Allah dan Islam.

Read the rest of this entry »

Yoga yang Halal dan Haram

KUALA LUMPUR, SELASA - Majelis Fatwa Kebangsaan Malaysia (MFKM), Sabtu (22/11) lalu mengumumkan bahwa yoga itu haram buat seorang muslim jika dilakukan secara sistematik yang terdiri dari gerakan fisik, baca mantera (doa-doa) hindu, dan meditasi yang menyatukan diri manusia dengan tuhan.

Tapi yoga yang mana yang dilarang MFKM.  “Jika dilakukan secara sistematik yang mengandung ketiga unsur tadi maka hal itu bertentangan dengan syariat Islam. Haram hukumnya,” kata ketua MFKM Prof Dr Abdul Shukor Husin, dalam jumpa pers di Putrajaya, Sabtu.

Tapi jika melakukan yoga sebagai suatu senam atau olah raga saja itu tidak diharamkan, namun umat Islam disarankan untuk tetap tidak melakukannya, karena khawatir masuk lebih jauh kepada yoga sistematik, kata Abdul Shukor.

MFKM mengeluarkan fatwa bukan sembarangan. Larangan itu dikeluarkan setelah melakukan kajian dan penelitian. “Setelah meneliti dan mengkaji semua masukan, serta mempelajari yoga  yang berasal dari masyarakat Hindu sebelum Masehi ternyata merupakan  gabungan gerakan fisik, unsur religius, doa dan pemujaan untuk mendapatkan ketenangan yang akhirnya seolah-olah sudah menyatu dirinya dengan tuhan.  Ini tidak sesuai dan merusak akidah,” katanya.

Pelarangan yoga sistematik bagi umat Islam berlaku juga di Singapura dan Mesir. Jadi Malaysia tidak sendirian dan juga tidak yang pertama mengharamkan yoga sistematik, tambah dia.

Fatwa MFKM itu muncul setelah seorang dosen di UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia) Prof Zakaria Stapa menasihatkan orang Islam yang mengikuti senam yoga untuk menghentikannya karena dapat mengganggu akidah.”Sholat jauh lebih membuat ketenangan jiwa dibandingkan yoga,” kata Zakaria.

Read the rest of this entry »

Mengenal Karakter Kaum Yahudi Kuno dibawah Kepemimpinan Nabi Musa

Assalamua’alikum wr.wb.
Yahudi adalah golongan bangsa yang mana dikalangan mereka pernah banyak muncul para nabi dan rasul Allah swt. Kata ‘Yahudi’ menurut bahasa berarti orang yang berasal dari turunan Yahuda. Yahuda ini adalah salah satu dari 12 putera Nabi Yaqub, nabi yang hidup sekitar abad 18 SM dan bergelar Israil. Segenap turunan dari 12 putera Nabi Yaqub (Israil) itu dikenal dengan sebutan bani Israil, suku Israil atau bangsa Yahudi. Rupanya, setelah berabad-abad turunan Yahudi berkembang menjadi bagian yang dominan dan mayoritas dari bani Israil, sehingga sebutan Yahudi tidak hanya mengacu kepada orang-orang dari turunan Yahuda, tapi mengacu kepada segenap turunan Israil (Nabi Yaqub).

Pada awalnya bangsa Yahudi hanya terdiri dari satu kelompok keluarga diantara banyak kelompok keluarga yang hidup di tanah Kan’an pada abad 18 SM. Ketika terjadi bencana kelaparan di Kan’an, mereka pergi mencari makan ke Mesir, yang memiliki persediaan makanan yang cukup berkat peran serta Nabi Yusuf. Karena kedudukan Nabi Yusuf yang tinggi di kerajaan Mesir, segenap anggota keluarga Yaqub diterima dengan baik di Mesir dan bahkan diberi lahan pertanian di bagian timur laut Mesir.

Read the rest of this entry »

17 Warga Chicago Masuk Islam Setelah Lihat Iklan di Bus

Beberapa waktu lalu, artikel Gain Peace, Berdakwah Lewat Bis Kota mengangkat laporan tentang kegiatan kampanye tentang Islam dengan cara memasang iklan di badan bus, yang dilakukan organisasi GainPeace di Chicago. Kegiatan yang dilakukan organisasi ini ternyata membuahkan hasil, bukan hanya mampu meluruskan pandangan masyarakat Barat yang miring tentang Islam tapi setelah melihat iklan di badan bus tersebut, ada 17 warga Chicago yang menyatakan diri masuk Islam.

Salah satunya adalah Leslie C. Toole, seorang guru di Chicago yang sudah sepuluh tahun berkeingan masuk Islam. Tekadnya menjadi seorang Muslim akhirnya terlaksana setelah ia melihat iklan GainPeace di badan bus

“Saya tidak pernah sungguh-sungguh. Tapi ketika saya melihat iklan itu, saya sadar bahwa itulah akhir dari pertanda dimana saya harus melengkapi niat saya,” kata Toole.

Toole mengaku pertama kali mengenal Islam secara tak sengaja. Sepuluh tahun lalu, seorang laki-laki memberinya selebaran dan mengatakan ia akan mendapatkan pencerahan dari selebaran itu. “Saya pun membacanya, berulang kali dan memastikan saya memahami apa yang sedang saya baca,” Toole mengisahkan.

“Bagaimana menjadi seorang Muslim, itulah yang menjadi pertanyaan utama saya,” sambung Toole sampai akhirnya, ia melihat iklan tentang Islam di bus-bus Chicago Transit Authority (CTA) bertuliskan “Got Questions? Get Answers” dan langsung menghubungi nomor telepon yang ada di bus tersebut.

Read the rest of this entry »

« Older entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.